Friday, November 18, 2011

Bepergian Sendiri ke Australia? Siapa Takut!

Sekarang ini, bepergian sendiri atau budget travelling ke luar negeri menjadi alternatif pilihan selain menggunakan jasa travel agent. Ada beberapa alasan mengapa orang memilih budget travelling, yaitu faktor biaya yang relatif lebih murah, faktor kebebasan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata yang lebih diminati, dan keinginan untuk berinteraksi dengan penduduk setempat. Apalagi sekarang mudah sekali mencari informasi tentang negara yang ingin dikunjungi di internet.
Namun bepergian sendiri juga berarti mengurus segala sesuatunya sendiri, mulai dari mengurus visa, penerbangan, akomodasi, transportasi dan makanan. Bagi sebagian orang, urusan-urusan seperti itu merepotkan dan lebih suka menyerahkannya kepada travel agent. Bagi mereka, yang penting adalah sampai ke tempat wisata, foto-foto, belanja, dan beli oleh-oleh. 


Tapi bagi budget traveler, merencanakan dan menyiapkan segala sesuatunya merupakan tantangan tersendiri. Bahkan ada juga yang tidak merencanakan sama sekali, yang penting sampai dulu. Menginap dan makan dimana, mau kemana, naik apa...itu urusan nanti. Apapun jenis budget travelling yang Anda pilih, semuanya mengasyikkan kok. Saya ingin berbagi sedikit  tentang pengalaman saya waktu bepergian ke Australia tahun lalu.


 >>> VISA AUSTRALIA

Untuk visa, Anda bisa memilih menggunakan jasa travel agent atau mengurus sendiri. Apabila menggunakan jasa travel agent, biayanya sekitar Rp 1,4 juta. Bila ingin mengurus sendiri, silakan kunjungi situs AVAC (Australia Visa Application Center): http://www.vfs-au-id.com/ untuk mengetahui jenis visa dan cara pengajuan aplikasi visa. AVAC beralamat di:

Plaza ASIA, Lt. 22, Zone C
Jalan Jendral Sudirman Kav 59
Jakarta 12190

Hari Kerja dan Jam Kerja: Senin – Jumat, 08.30 - 16.00 (Kecuali Hari Libur)
Penyerahan Permohonan Visa: Individual: 08.30 – 16.00
Pengambilan: Individual: 14.00 – 16.00
Email: info.diacid@vfshelpline.com


Setiap jenis visa yang diajukan memiliki persyaratan-persyaratan tersendiri. Untuk kunjungan wisata dengan periode di bawah 3 bulan, jenis visanya adalah Visa Sementara - Turis (subclass 676) dengan persyaratan berikut:
  1. Form Aplikasi 48R (bisa diunduh di http://www.indonesia.embassy.gov.au /jakt/Checklist_Visitor.html)
  2. Bukti pembayaran Visa (Rp 1,05 juta berdasarkan http://www.indonesia.embassy.gov.au/jakt/VisaFees.html)
  3. Paspor yang masih berlaku (minimal 7 bulan) dan paspor sebelumnya (jika ada)
  4. Pas Photo berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar terbaru
  5. Fotokopi Kartu Keluarga
  6. Surat sponsor (dalam bahasa Inggris) dari perusahaan lengkap dengan Kop Surat perusahaan dengan tanda tangan penjamin dan cap perusahaan. Untuk sponsor perorangan tanpa kop surat, cukup dengan tanda tangan dan Materai Rp. 6000. Surat sponsor harus berisikan: nama, jabatan, lama bekerja, gaji, periode cuti, dan siapa yang mendanai perjalanan Anda (perusahaan atau Anda sendiri).
  7. Bagi anda yang memiliki Perusahaan sendiri, harus menyertakan Surat Izin Usaha
  8. Untuk istri yang pergi tanpa suami harus ada surat ijin dari suaminya.
  9. Untuk kunjungan keluarga harus disertai bukti fotocopy passport dan Visa atau bukti  Kartu Identitas keluarga yang akan dikunjungi.
  10. Bukti Keuangan 3 bulan terakhir yang cukup mendanai perjalanan Anda (untuk menunjang disetujuinya visa, sebaiknya minimal dana Anda ada: Rp 1 juta x lama hari kunjungan) 
Tambahan data yang mendukung semakin disetujuinya aplikasi Anda:
  1. Bukti booking tiket pesawat PP
  2. Bukti booking akomodasi/ hotel/ hostel (bila bukan kunjungan keluarga)

Lama pemrosesan aplikasi visa adalah antara 10 - 14 hari kerja.



>>> PENERBANGAN

Cukup banyak maskapai penerbangan murah ke Australia, apalagi dari Denpasar yang merupakan tujuan favorit anak-anak muda Australia. Saya akan menyebutkan beberapa contoh:
Tinggi-rendahnya harga tiket pesawat tergantung high-season atau low-season. Kadang-kadang mereka menawarkan harga promo pada saat tertentu. Semakin dekat jarak antara waktu pembelian tiket dan tanggal keberangkatan, harganya tambah mahal. Mereka juga menawarkan beberapa pilihan bagasi dengan biaya yang berbeda.


Tiket penerbangan murah biasanya dibeli lewat internet dan dibayar saat itu juga. Padahal visanya belum tentu disetujui. Disisi lain, bukti booking pesawat juga diperlukan untuk memperbesar kemungkinan disetujuinya visa. Saran saya, sebelum Anda membeli tiket pesawat online, sebaiknya hubungi:
  1. Travel agent untuk booking pesawat PP ke Australia. Minta print-outnya dan gunakan itu dalam pengajuan aplikasi visa (dengan catatan Anda mengajukan visa sendiri). Begitu visanya disetujui, batalkan saja booking pesawat tersebut dan Anda bisa memesan tiket pesawat yang lebih murah secara online. Atau,
  2. Maskapai bersangkutan dan booking pesawat PP. Alamat kantor Jetstar: Prudential Tower 19th Floor, JLN. Jendral Sudirman Kav.79, Jakarta (Telp: +62 21 2555 6300). Sedangkan AirAsia bisa dihubungi via telp +62 21 2927 0999.


>>> AKOMODASI

Hostel menjadi alternatif selain menginap di hotel karena biayanya lebih murah, walau harus berbagi kamar dengan orang lain. Hostel umumnya memiliki kamar khusus tamu perempuan. Hostel juga memungkinkan tamunya untuk berinteraksi dengan turis lain dari berbagai negara. Informasi mengenai hostel dapat diperoleh di situs http://www.hostelbooker.com atau http://www.hostelworld.com.

Di situs-situs tersebut, informasi hostel disajikan dengan lengkap, mulai dari foto, alamat, fasilitas, lokasi (Google Map & Google Street) dan rekomendasi penghuni hostel. Sebelum memesan hostel secara online, pastikan:
  1. Lokasinya dekat dengan stasiun dan pusat atraksi turis sehingga bisa ditempuh dengan berjalan kaki. (lihat di Google Map)
  2. Lokasinya berada di sisi atau dekat jalan utama (lihat di Google Street). Hindari hostel yang sepertinya kurang aman dilewati saat malam hari.
  3. Rekomendasi yang baik dari bekas pengguna hostel. Baca baik-baik karena biasanya mereka dengan obyektif membahas hal-hal detil seperti kebersihan kamar dan toilet, penggunaan dapur dan fasilitas lainnya, pelayanan petugas hostel, dan sebagainya. 
  4. Untuk yang perempuan, usahakan dapat female dorms demi kenyamanan dan keamanan 'negara'. 
  5. Hot-shower, ini penting terutama di musim dingin, semi dan gugur. Karena dinginnya itu keterlaluan banget. 
  6. Ada-tidaknya fasilitas tambahan (opsional) seperti:
  • Sarapan atau dapur. Ada hostel yang tidak memberikan sarapan secara gratis, namun ada juga yang dilengkapi dapur. Turis bisa membeli bahan-bahan makanan dan memasaknya di dapur hostel. 
  • Loker/lemari pribadi untuk menyimpan barang berharga. Siapkan gembok kecil untuk menguncinya. Kalaupun tidak ada, bawa saja tas kecil berisi barang berharga setiap ke kamar mandi. Tapi teman2 sekamar saya dari Eropa malah cuek menaruh ponsel atau laptop mereka begitu saja. 
  • Internet atau WIFI. Ada yang gratis, ada yang bayar. Kalau gratis, siap-siap antri. Kalau bayar, lebih baik internet-an di warung internet deh. Karena internet hostel itu, kalau gak mahal ya lemot.


 >>> TRANSPORTASI

Saya pribadi lebih suka naik kereta daripada bis untuk menghindari risiko nyasar. Namun kalau ada trem atau bis gratis, ya harus dimanfaatkan dong. Karena itu carilah informasi tentang alat-alat transportasi di internet atau ambil brosurnya di bandara atau lobi hostel. Untuk kereta, bisa dilihat di http://www.railmaps.com.au. Baik bis maupun kereta sama2 menggunakan tiket prepaid yang dapat dibeli di stasiun atau mesin tiket. Minimarket juga menjual tiket bis. Tiket prepaid itu memiliki sensor yang ditempelkan ke pintu masuk stasiun atau bis. Jadi jangan harap bisa nyogok kondektur di kereta.

Selain mengunduh peta jalur kereta, saya juga mencari informasi dan peta obyek-obyek wisata di internet. Dengan demikian, saya dapat mengetahui stasiun mana yang terdekat dengan obyek wisata. Karena harga tiket kereta lumayan mahal antara AUD 2 – 7, sebelum membelinya, buatlah rencana hari itu mau pergi kemana.

Namun bila ingin mengunjungi obyek wisata di luar kota seperti Blue Mountain (dekat Sydney) atau Great Ocean Road (dekat Melbourne), sebaiknya menggunakan jasa tur lokal. Kita dapat memesan tur secara online atau bisa juga minta tolong petugas hostel untuk memesankan tur tersebut. Biasanya agen tur bekerjasama dengan hostel dan menyediakan fasilitas antar-jemput.

Selain itu, penting juga mengetahui alat transportasi (selain taksi) dari bandara ke pusat kota. Sydney memiliki jalur kereta dan bis, sedangkan Perth dan Melbourne hanya mempunyai bis (airport bus/shuttle bus). Namun moda transportasi tersebut  tidak berfungsi di atas jam 12 malam. Jadi kalau pesawat tiba dinihari, siap2 sajalah nginap menunggu fajar di bandara. Kalau mau lebih nyaman dan sedikit lebih mahal (tetap lebih murah dari taksi), gunakan saja jasa transport langsung dari bandara ke hostel.


>>> MAKANAN

Harga makanan di restoran Australia rata-rata di atas AUD 8, di McDonald bisa lebih murah yakni AUD 4 (anggap saja 1 AUD = Rp 9000). Lumayan mahal kan kalau kita makannya 3 kali sehari. Karena itu buatlah budget harian untuk urusan makan, misalnya AUD 15 – 20 sehari. Makan pagi dan makan malam bolehlah cuma roti dan susu, tapi makan siang harus nikmat donk. Roti dan susu bisa dibeli di Woolworths, hypermarket-nya Australia. Di sana juga ada Indomie lho (versi jumbo) yang bisa dimasak di dapur hostel.

Kalau mau minum, minum saja langsung langsung dari keran (tapwater) karena air ledeng di sana memang sudah diproses untuk air minum. Jadi bawa saja botol minuman kosong untuk diisi. Namun kalau merasa ‘jijik’ minum langsung dari keran, beli saja tapi harganya relatif mahal, di atas AUD 2.5 untuk botol sedang. Kalau mau yang lebih murah, di Woolworths ada air kemasan 1 liter seharga AUD 1.04.

Jika mau membawa (bahan) makanan dari Indonesia, pastikan makanan tersebut tidak mengandung unsur susu dan keju, serta jangan berlebihan. Karena akan ditolak masuk oleh petugas imigrasi. Sebaiknya bawalah obat-obatan yang diperlukan.

6 comments:

  1. halo mbak ika,
    saya mau tanya, tahun depan sy mau backpacker ke aussie dan bakal pesen tiket virgin australia.
    nah, yg sy bingung kok virgin oz ga ada kantor represenatatifnya di jkt ya? trus kalo mau bayar tiket yg sdh dibooking itu gmna ya mbak?
    makasih sebelumnya.
    -dita-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa dulunya saya ini cuma seorang.
      penjual es kuter kelilin tiap malam. pendapatannya tidak seberapa dan.
      tidak pernah cukup dalam kebutuhan keluarga saya,, suatu hari saya dapat.
      informasi dari teman bahwa MBAH SUJARWO bisa memberikan angka ritual/goib.100% tembus.
      akhirnya saya ikuti 4D nya dan alhamdulillah memanG bener-bener terbukti tembus.
      saya sangat berterimakasih banyak kpd MBAH SUJARWO.atas bantuan MBAH saya sekarang.
      sudah bisa mencukupi kebutuhan keluarga saya bahkan saya juga sudah buka.
      usaha matrial dan butik pakaian muslim.
      Jika anda mau buktikan
      silahkan bergabun sama Mbah Sujarwo
      Di:http://sitogelsgp.blogspot.com Atau No: tlp.0823-2424-4298
      Saya sudah buktikan benar2 tembus 3x permainan....!!!

      Delete
  2. Halo Mbak Dita. Btw, kamu booking tiketnya via internet kah? Setahu saya Virgin oz cuma ada dari Denpasar ke Oz. Bayarnya kalau tidak di kantor representatif, ya via online.

    ReplyDelete
  3. Wah.. informatif banget nih. Pas banget, saya mau ke Aussie akhir taun ini. Banyak info yang bisa saya ambil dr sini.

    Thanks ya!

    ReplyDelete
  4. halo mbak ika, ada fesbuk atau twitter gitu gk?
    sy mau nanya bbrp hal ttg Aussie :) terimakasih

    ReplyDelete
  5. travel adaptor juga perlu gan langsung aja klik
    http://fjb.kaskus.co.id/product/523d95d9becb17930a000003/international-travel-adaptor-ke-luar-negeri-wajib-punya

    ReplyDelete